KOPI GANDRUNG (Lingk. Lerek Gombengsari)
Narasumber : Bapak Akhmad Khoiri
Pada awal orde baru di daerah lerek terdapat perkebunan kopi yang sangat baik kualitasnya. Akan tetapi didaerah lerek tepatnya dikarenakan faktor politik sehingga warga lerek tidak mendapatkan bantuan, sehingga tidak bisa mengembangkan usaha perkebunan kopi ini. Setelah lama kami menunggu akhirnya kami mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa SLPHT ( Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu ), akan tetapi sebelim bantuan ini diberikan kami disarankan untuk menggunakan swadaya dan kebun sekitar 3 km atau 300 meter pada daerah barat. Dengan demikian kami berfikir dan menghawatirkan akan terjadi kesenjangn sosial maka dari itu kami melaporkan pada PEMDA, dan setelah melaporkan hal ini kami langsung menerima bantuan sehingga kami bisa mengembangkan usaha kopi ini, khususnya didaerah lerek.
Setelah bantuan ini kami dapatkan, kami khususnya warga lerek memulai usaha kopi tahun 1974. Pada tahun 1974 sekitar 7 sampai 9 kebun yang digunakan untuk menanam kopi, tahun 1999 di daerah lerek baru mendapatkan bantuan teknologi sehingga ada perubahan yang posittif pada usaha kopi supaya bisa lebih berkembang dan maju. Masyarakat sangat antusias menerima dan menjalankan program ini, karena semangat masyarakat ingin mewujudkan perubahan yang positif dan tidak ingin tertinggal dengan perubahan zaman.
Menurut narasumber yang kami wawancarai yaitu bapak khoiri yang tinggal di daerah lerek, sebelum melakukan penanaman kopi kita harus memperhatikan kualitas tanah, artinya kebun harus ditanami 3sampai 6 jenis kopi yang berbeda, tidak boleh sama dalam satu kebun.
Kemudian jenis kopi yang dibudidayakan sangatlah banyak diantaranya jenis kopi 358 dari PB (adalah jenis kopi yang kualitasnya sangat bagus), warga lerek sering menyebutnya dengan kopi togosari. Togosari merupakan tempat yang berada di daerah jember, togsari termasuk jenis robosta (Bibit unggul dari PB42) yang banyak varian dan klonnya, robosta untuk membudidayakannya harus dilakukkan kawin silang dengan tanaman kopi lainnya supaya mendapatkan kualitas yang baik. Dan dijelaskan juga oleh Balai Pusat Pengembangan Kopi Nasional(BPPKN) bahwa PB42 adalah termasuk pejantan kopi yang produktif, jenis konoka atau karabika adalah kopi yang prosesnya dengan kawin dalam diantaranya jenis PB358, PB11, 938. Kemudian jenis kopi excelsa (sebutan dari Afrika). Orang Bali menyebutnya dengan sebutan kopi nangka, sedangkan orang Madura menyebutnya dengan sebutan jamberia, dan orang Banyuwangi menyebutnya dengan sebutan kopi bukiah.
Untuk mengembangkan usaha ini supaya lebih dikenal luas oleh seluruh masyarakat dan dunia, kami memulai untuk menjual kopi gandrung berdasarkan pesanan. Kami juga mengirim kopi gandrung sebanyak 50kg perbulan, dan pengiriman kopi ini dilakukan secara rutin ke Yaman. Selain itu kami juga pernah mengirim kopi racin ke Holand sebanyak 10kg perbulan.
Sampai saat ini kami juga masih menekuni usaha kopi gandrung, dan kami berharap usaha kami bisa lebih dikenal luas di seluruh wilayah, selain rasanya yang khas kopi ini juga mempunyai khasiat yaitu tubuh kita menjadi lebih hangat, memacu peredaran darah, menyembuhkan asam urat, dan meningkatkan vitalitas.
SUSU KAMBING
Kambing adalah semacam hewan mamalia yang menyusui dan berkaki empat, selain itu kambing yang biasanya kita ketahui adalah manfaat dagingnya yang bisa kita makan. Selain itu menurut penelitian yang dilakukan ternyata selain daging pada kambing yang bisa kita konsumsi, susu dari kambing juga bisa kita konsumsi dan manfaatkan sebagai obat. Akan tetapi bukan sembarang kambing yang susunya bisa kita manfaatkan, kambing yang bisa kita ambil susunya adalah jenis kambing etawa karena selain dagingnya, susu dari kambing etawa ini juga banyak manfaatnya.
Menurut narasumber yang kami wawancarai yaitu bapak H.Ali yang tinggal didaerah lerek dan juga mempunyai usaha susu kambing, bahwa kambing yang diternakan adalah jenis kambing etawa(sebutan yang terdapat di negara India ). Awal mula kami mendirikan usaha ini pada tahun 2001, kami terinspirasi dari bapak Harto yang tinggal di Kaligesing. Pada tahun 1992 dengan bermodalkan dua ekor kambing, yang berikan untuk anak yatim yang tidak mampu atau anak yatim. Bila kambing bunting 15 hari, lahir, menyusui 2 bulan, dan setelah itu kami kawinkan.
Setelah itu kami mencoba untuk memulai usaha pada tahun 2001. kambing yang kita ternakan adalah kambing etawa dan pada saat itu hanya mempunyai beberapa kambing yang kita ternakan, cirri-ciri kambing yang kita ternakan adalah memiliki kepala hitam dan telinga panjang yang berasal dari Lumajang. Setahun kita jalankan usaha susu kambing ini, kita mempunyai penghasilan dan mencoba untuk membuat kemasan sendiri pada susu kambing. Kemudian untuk mengembangkan usaha susu kambing ini supaya bisa dikenal oleh seluruh masyarakat, pada tahun 2002 kami menambah kambing sebanyak 105 jenis kambing etawa yang terdapat di daerah lerek. Harga yang dipasarkan untuk satu botol ukuran 600ml seharga sepuluh ribu rupiah.
Susu kambing ini juga mempunyai manfaat yaitu menyembuhkan kanker payudara, kanker otak, menurunkan tensi atau tekanan darah, dan mempunyai anti oksida tinggi, serta lemak lebih rendah daripada lemak susu sapi. Susu kambing etawa ini lebih nikmat apabila diminum pada saat setelah susu kambing diperah(tidak perlu dipanaskan). Apabila susu kambing tidak langsung diminum kita bisa menyimpanya di frezer pada lemari pendingin karena dengan dibekukan pada frezer susu kambing bisa bertahan sampai tiga bulan lamanya. Jika dibiarkan dilemari pendingin susu kambing akan berubah warna dari putih menjadi kekuningan dan bergaris-garis, menandakan susu kambing etawa ini mempunyai kolostrum yang lebih tinggi. Pada perubah warna ini sebenarnya berkaitan dengan pola makan si kambing. Jenis makan yang diberikan pada kambing etewa ini adalah tanaman yang dapat dipakai untuk kopi juga, dalam bahasa latin disebut Clerisidia, orang Kalimantan menyebutnya dengan nama Gamal.
Dalam standart nasional susu kambing yang disimpan di lemari pendingin dapat bertahan 1bulan, sedangkan untuk standart internasional susu kambing harus dipanaskan kurang lebi9h pada suhu 60 derajat celcius, supaya bakteri jahat yang terdapat pada susu mati. Akan tetapi apabila susu kambing yang dipanaskan pada suhu lebih dari 60 derajat celcius sangat tidak disarankan karena dapat membunuh bakteri yang berfungsi untuk menjaga ketahan tubuh dan hilang khasiatnya. Dalam satu hari susu kambing yang didapatkan 1liter susu. Dan bila dibandingkan dengan kambing biasa biasanya kurang dari 1liter.
Selain makanan, perawatan kambing seperti kesehatan dan tempat tinggal juga perlu di perhatikan. Yang pertama adalah makanan kambing, antara tanaman clerisidia, kambing, kotoran kambing sangatlah terkait. Karena tanaman clerisidia dimakan oleh kambing kemudian kambing mengeluarkan kotoran dan kotoran kambing tersebut digunakan untuk pupuk, sehinngga tanaman clerisidia subur. Yang kedua pembuatan kandang kambing harus memenuhi syarat utama yaitu jarak antara kandang dengan tanah berkisar 90 cm sampai 125 cm.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar